Oleh: Arif Boy Wilson | 7 Agustus 2008

Komponen dan Penggunaan Alat Elektronika

 

 
   

A.Komponen Elektronika

Ada banyak sekali komponen yang dibutuhkan.Namun kita hanya akan membahas mengenai:

  1. Resistor
  2. Kapasitor
  3. Dioda
  4. Transistor

 

1] Resistor

a. Pengertian Resistor

Resistor adalah komponen dasar elektronika yang berfungsi untuk membatasi arus yang masuk ke rangkaian.Selain itu,resistor juga berfungsi untuk mengatur komponen aktif.Pada resistor,arus AC tidak bisa masuk,sedangkan arus DC bisa.

Resistor disebut juga komponen pasif.Komponen pasif adalah komponen yang mengambil energi dari sumber dan akan mengubahnya ke bentuk lain atau menyimpannya dalam medan listrik / medan magnet.Contoh komponen pasif lainnya adalah kapasitor dan induktor.

Resistor atau hambatan r diukur dalam satuan Ohm ( disimbolkan dengan “ Ω “ ).Bila dihubungkan dengan tegangan v ( satuannya Volt ) dan kuat arus I ( satuannya Ampere ) mempunyai rumus sebagai berikut :

V = I . R

R = V / I

b. Mengukur Nilai Resistor

Ada dua cara untuk mengukur nilai resistor yaitu :

Menggunakan Aturan Kode Warna

Aturannya disebut juga aturan Cincin Newton.Sesuai nama penemunya yaitu Issac Newton.

Aturan ini akan dijabarkan melalui table berikut:

Nama Cincin

Cincin I

Cincin II

Cincin III

Cincin IV

Cincin IV

Angka ke-I

Angka ke-II

Angka ke-III

Pengali

Toleransi

Hitam

0

0

0

x 100

 

Coklat

1

1

1

x 101

+ 1 %

Merah

2

2

2

x 102

+ 2 %

Jingga

3

3

3

x 103

 

Kuning

4

4

4

x 104

 

Hijau

5

5

5

x 105

 

Biru

6

6

6

x 106

 

Ungu

7

7

7

x 107

 

Abu – Abu

8

8

8

x 108

 

Putih

9

9

9

x 109

 

Emas

 

 

 

x 10 -1

+ 5 %

Perak

 

 

 

x 10 -2

+ 10 %

Tanpa Warna

 

 

 

 

+ 20 %

 

 

 

Pada umumnya resistor berdasarkan cincin warna terbagi 2:

1. Resistor dengan 4 cincin

2. Resistor dengan 5 cincin

Ada aturan khususnya.Sesuai dengan tabel diatas,cincin I dan cincin II tetap dibaca sebagai mana mestinya.Namun Untuk cincin ke-III kita gunakan sebagai pengali dan cincin ke-IV sebagai toleransi.

 

Pembacaanya sesuai dengan tabel.

Contoh : “Tentukan nilai resistor dengan warna Merah Ungu Biru Emas

Penyelesaian :

Merah

Ungu

Biru

Emas

Hasil

2

7

x 106

+ 5 %

 

 

Mengukur Nilai Resistor dengan menggunakan alat pengukur

Pada laporan ini alat ukur yang akan digunakan adalah Multimeter atau Avometer

( Ampere,Volt,Ohm meter ).

Cara menggunakannya adalah :

Pastikan sakelar multimeter / avometer berada pada posisi Ohm ( Ω ).Ingat ! kabel merah di multimeter merupakan kutub positif.Sedangkan kabel hitam merupakan kutub negatif.Pastikan kalibrasi multimeter sudah tepat yaitu tepat di angka nol.Hubungkan kedua ujung resistor masing-masing ke satu kabel multimeter.Bacalah nilai yang ditunjukkan multimeter.

 

c. Hukum Ohm

Menurut hukum Ohm,ada tiga bentuk hubungan yang bisa terjadi pada resistor,yaitu:

  1. Hubungan Seri
  2. Hubungan Paralel
  3. Hubungan Campuran

 

  1. Hubungan Seri

Hubungan seri adalah hubungan beberapa resistor secara seri atau berderet.Tegangan yang dimiliki masing-masing berbeda-beda tergantung resistornya.

Pemasangan resistor secara seri mempunyai rumus:

 

Rt = R1 + R2 + R3 + ……..+ R

 

 
 

 

2. Hubungan Paralel

Hubungan paralel adalah hubungan beberapa resistor secara paralel.Tegangan yang dimiliki masing-masing resistor adalah sama namun arusnya berbeda tergantung resistornya.

Pemasangan resistor secara paralel mempunyai rumus :

 

1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ……..+ 1/Rn atau

Rt = R1 x R2 x R3 x ……..x Rn

R1 + R2 + R3 + ……..+Rn

3. Hubungan Campuran ( hubungan seri-paralel )

Hubungan campuran adalah hubungan beberapa buah resistor yang mempunyai rangkaian seri dan paralel.Cara menghitungnya yaitu dengan menggabungkan rumus hubungan seri dan hubungan paralel.

 
   

 

 

 

2] Kapasitor

Kapasitor adalah komponen rangkaian yang berfungsi untuk menyimpan energi dalam suatu medan listrik.

Kapasitor ada beberapa jenis yaitu :

<!–[if gte vml 1]><![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–><!–[if gte vml 1]><![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–> a. Kapasitor Biasa

<!–[if gte vml 1]><![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–><!–[if gte vml 1]><![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–> Lambangnya adalah

Kapasitor biasa berfungsi untuk :

1. Memkopling atau memperpanjang rangkaian

2. Mem-bypass atau memendekkan rangkaian.

Untuk menguji kelayakan kapasitor biasa ini,caranya yaitu:

“Hubungkan kapasitor biasa ke multimeter,bila jarum penunjuk multimeter diam berarti kapasitor masih berfungsi dengan baik.Namun bila jarum bergerak,maka berarti kapasitor tersebut sudah rusak”

b. Kapasitor Elektrolit

 

Untuk menguji kelayakan kapasitor elektrolit ini,caranya yaitu:

“Hubungkan kapasitor elektrolit ke multimeter,bila jarum penunjuk multimeter bergerak lalu kembali ke posisi awal (minimal 50 % dari jarak semula),berarti kapasitor masih berfungsi dengan baik.Namun bila jarum diam,maka berarti kapasitor tersebut sudah rusak”

 

Pada kapasitor arus DC tidak bisa masuk,Namun arus AC bisa.Semakin besar nilai kapitansi,maka nilai tegangan semakin kecil.

Rumus Kapasitor:

Q = C . V

C = Q / V

Dimana :

Q = Muatan ( Coulomb )

C = Kapasitor ( Farad )

V = Tegangan ( Volt )

Beberapa ukuran kapasitor yaitu :

Lambang

Ukuran

Keterangan

F

100

Farad

mF

10-3

Mili Farad

µF

10-6

Mikro Farad

nF

10-9

Nano Farad

pF

10-12

Piko Farad

 

Berikut tambahan tentang ukuran kapasitor :

1n0 = 1 nano

Bila tertulis 1n2,itu sama saja dengan 1,2 nF

Bila di kapasitor tertulis 100,itu berarti nilainya 100 pF

220 = 0,22 pF

 

3] Dioda

Dioda adalah komponen elektronika yang berguna untuk merubah arus AC menjadi DC.Dioda merupakan komponen aktif.Komponen aktif adalah sumber tegangan atau sumber arus yang mampu mensuplai energi ke jaringan.

Untuk mengukurnya,lihat polaritas.Kutub positif dioda dihubungkan ke kabel negatif multimeter.Sedangkan kutub negatif dioda dihubungkan dengan kabel positif multimeter.

4] Transistor

Transistor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penguat sinyal.Berikut gambar transistor.

Transistor mempunyai tiga kaki yaitu:

a. Basis (B),sebagai tempat untuk input.Terletak di tengah atau sedikit jauh dari emitor dan colektor

b. Emitor (E),Untuk memberikan arus yang dibutuhkan transistor.

c. Colektor (C),sebagai tempat untuk output.

Secara umumnya basis,emitor,colektor berfungsi dalam pemberian catudaya terhadap transistor,mengaktifkan transistor,dan mengatur arus yang masuk ke transistor.

Nilai emitor lebih tinggi daripada colektor.

RBE > RBC

Transistor terbagi dua yaitu transistor NPN dan Transistor PNP

About these ads

Responses

  1. subhanallah…….
    ini yang saya cari

  2. Lengkapi lagi………

  3. makasih banyak yah…

    aku jadi ada gambaran tentang matakuliah ku besok..

    makasih yah sekali lagi.. ^^

  4. Alhamdulillah..
    bila tulisan ini sedikit membantu teman-teman..
    Insya Allah akan diperbaiki dan dilengkapi lagi..thank’s ya..

  5. terima kasih atas segala informasi yang di tampilkan,karena dapat membantu dalam pembuatan tugas-tugas kuliah.

  6. THANKS BGT YANG BIKIN NIE ARTIKEL.. NGEBANTU BGT SOALNYA….

  7. alhamdulillah………..
    nah ini dia………….
    thanks y……..

  8. sedikit membantu saya memahami membaca nilai perintang.jika boleh,saya nak tahu macamana nak ambil bacaan perintang menggunakan mulitmeter dan avometer…saya tidak berapa faham..contohnya..sekejap nilai alat pengukur diputar kepada 2k/20k/200k/2M/20M…macamana tu?

  9. saya harap penjelasannya di sertai gambar serta simbol dari komponen tersebut agar lebih dapat memahaminya dengan seksama

  10. lengkapi lagi .kalo bisa dilengkapi gambar supaya jelas

  11. thx ea dah bantu aq…
    hahahahhagagagazzzzz…..!!!!!
    hehheeh

  12. thx…
    tapi lebih baguz lagi low lebih lengkap…
    akhirnya tugasku bisa selesai dengan ini….
    sekali lagi ma kasih ea…
    ehhehehe…

  13. makash ya atas smuanya…..qu ngerti tntang menghtung nilai resistor….

  14. Sama-sama :)


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: